Integrasi Sensor Low-Cost, Aplikasi Mobile, dan Mekanisme Respons Komunitas: Model Early Warning System untuk Desa Berliterasi Teknologi Rendah
DOI:
https://doi.org/10.63982/dharmabakti.yp5vf934Keywords:
Aplikasi Mobile, Banjir, Internet of Things, Komunitas, Sistem Peringatan Dini, Community, Early Warning System, Flood, Mobile ApplicationAbstract
Banjir merupakan bencana hidrometeorologi yang terus meningkat dan menimbulkan kerusakan signifikan, sementara penyampaian informasi peringatan dini secara manual masih menghambat respons cepat masyarakat. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan warga desa rawan banjir melalui implementasi sistem pendeteksi dini berbasis sensor berbiaya rendah yang terintegrasi dengan aplikasi mobile untuk menyediakan informasi real-time. Pendekatan Applied Community-Based Technology digunakan melalui tahapan perancangan sistem, instalasi sensor pada titik rawan, implementasi aplikasi, pelatihan warga, dan evaluasi respons melalui simulasi evakuasi menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan peningkatan nyata efektivitas mitigasi: sensor memberikan pembacaan realtime yang akurat, notifikasi otomatis dikirim dalam hitungan detik, dan kesiapsiagaan warga meningkat melalui percepatan waktu respons evakuasi serta tingginya penerimaan teknologi berdasarkan penilaian pengguna. Program ini memiliki dampak positif terhadap literasi kebencanaan, penguatan kapasitas komunitas, perubahan perilaku evakuasi, dan peningkatan partisipasi masyarakat. Integrasi teknologi dan pemberdayaan sosial terbukti menjadi faktor kunci keberhasilan intervensi. Temuan ini menegaskan bahwa model sistem peringatan dini berbasis IoT–komunitas efektif untuk konteks pedesaan berketerbatasan teknologi dan memiliki potensi tinggi untuk direplikasi secara lebih luas. Penelitian ini menawarkan kontribusi konseptual dan praktis terhadap pengembangan model mitigasi bencana yang adaptif dan berkelanjutan serta membuka peluang untuk pengembangan fitur lanjutan dan implementasi skala regional.
Abstract
Flooding is an increasingly frequent hydrometeorological disaster that causes severe damage, while manual early warning dissemination remains inadequate in enabling rapid community response. This study aims to enhance disaster preparedness in flood-prone rural areas by implementing a low-cost sensor–based early warning system integrated with a mobile application for real-time information delivery. An Applied Community-Based Technology approach was applied through system design, sensor installation at critical points, mobile application deployment, community training, and evaluation through evacuation simulation using descriptive quantitative analysis. The results demonstrate substantial improvements in community preparedness: sensors provided accurate real-time water level readings, automated alerts were delivered within seconds, and evacuation response times improved alongside high user acceptance and perceived usefulness of the system. The intervention generated positive impacts on disaster literacy, capacity building, behavioral transformation, and community participation. The synergistic integration of technical performance and community empowerment emerged as a critical success factor. Findings confirm the effectiveness of an IoT–community integrated early warning model for rural environments with limited technological infrastructure and highlight strong potential for wider replication. This work contributes both conceptually and practically to adaptive community-based disaster mitigation and supports future development toward scalable deployment, enhanced system features, and policy-level integration.
Downloads
References
AlAli, Z. T., & Alabady, S. A. (2022). A survey of disaster management and SAR operations using sensors and supporting techniques. International Journal of Disaster Risk Reduction, 82(September), 103295. https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2022.103295
Aljohani, F. H., Abi Sen, A. A., Ramazan, M. S., Alzahrani, B., & Bahbouh, N. M. (2023). A Smart Framework for Managing Natural Disasters Based on the IoT and ML. Applied Sciences (Switzerland), 13(6). https://doi.org/10.3390/app13063888
Ariadi, K., & Akbar, F. A. (2023). Perancangan Desain User Interface Aplikasi Penanggulangan Bencana Banjir Berbasis Mobile. Scan : Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi, 18(2). https://doi.org/10.33005/scan.v18i2.3595
Biomi, A. A., Haryawan, I. G. A., Prihastini, K. A., Negara, N. L. G. M., Kusuma, M. A. P. N., & Sulistyawati, N. P. E. (2024). Mitigasi Bencana Alam Tanah Longsor Pada Nungnung Waterfall Desa Pelaga Kecamatan Petang Kabupaten Badung. I-Com: Indonesian Community Journal, 4(1), 551–560. https://doi.org/10.33379/icom.v4i1.4135
Cahyo, F. D., Ihsan, F., Roulita, R., Wijayanti, N., & Mirwanti, R. (2023). Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi Dalam Keperawatan: Tinjauan Penelitian. JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang), 18(1), 87–94. https://doi.org/10.36086/jpp.v18i1.1525
Dwi Cahyo Pribadi Putro, & Siti Fatmawati. (2022). Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Mitigasi Bencana Tanah Longsor pada Remaja di Desa Jeruk Selo Boyolali. Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1(4), 455–463. https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v1i4.1165
Hasiri, E. M., & Allia, N. H. (2023). Peringatan Dini Banjir Menggunakan Multi Sensor Pada Prototype Aliran Sungai Berbasis Internet of Things Flood Early Warning Using Multi Sensors on River Flow Prototypes Based on the Internet of Things. Jurnal Informatika, 12(1), 60–69.
Khomariyah, N. L., Astutik, S., & Apriyanto, B. (2022). Penggunaan SIG Untuk Pemetaan Mitigasi Bencana Banjir di Desa Sidorejo Kecamatan Rowokangkung Kabupaten Lumajang. Majalah Pembelajaran Geografi, 5(1), 26. https://doi.org/10.19184/pgeo.v5i1.31194
Muhammad Rashidi Wahab, M. F. A. (2013). Jurnal Teknologi. Jurnal Teknologi, 9(1), 31–39.
Mulyani, S., Katili, M. R., & Yusuf, R. (2022). Sistem Informasi Mitigasi Bencana Banjir Berbasis Android Pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Gorontalo. Diffusion: Journal of Systems and …, 1(2), 150–161. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/diffusion/article/view/13424%0Ahttps://ejurnal.ung.ac.id/index.php/diffusion/article/download/13424/3952
Nozomi, I. (2023). Penerapan Data Mining Untuk Peringatan Dini Banjir Menggunakan Metode Klastering K-Means (Studi Kasus Kota Padang). Jurnal Sains Informatika Terapan, 2(2), 39–44. https://doi.org/10.62357/jsit.v2i2.165
Ody, D., Syakirudin, T., Miftahur, A., Dwi, Z., & Raihan, M. (2025). Pembuatan Perangkat Portabel untuk Penanggulangan Banjir dengan Monitoring Real-Time Ketinggian Air Sungai Berbasis IoT. 23(3), 1–7.
Pangestu, S. D., & Fedryansyah, M. (2023). Implementasi Mitigasi Bencana Alam Berbasis Masyarakat Melalui Kampung Siaga Bencana Di Desa Cihanjuang Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang. Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial, 6(1), 192. https://doi.org/10.24198/focus.v6i1.47267
Pradirta, I. B. M. L., Piarsa, I. N., & Dharmaadi, I. P. A. (2022). Sistem Pendeteksi Banjir dan Badai Angin serta Monitoring Cuaca Berbasis Internet of Things. Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, 9(5), 1037–1046. https://doi.org/10.25126/jtiik.2022955983
Prakarsa Mandyartha, E., & Faroqi, A. (2021). Frostid: Crowdsourcing-based Flooded Road Reporting Application on Traffic Navigation Maps. Februari, 20(1), 50–58.
Pratama, R. D., Samsugi, S., & Sembiring, J. P. (2022). Alat Deteksi Ketinggian Air Menggunakan Sensor Ultrasonik Dengan Database. Jurnal Teknik dan Sistem Komputer, 3(1), 45–55. https://doi.org/10.33365/jtikom.v3i1.1878
Rohmat, C. L., Nurdiawan, O., Ali, I., Rinaldi Dikananda, A., Hafizha Luthfi, A., & Rohayati, E. (2023). Implementasi Alat Pemantau Debit dan Ketinggian Air Sungai Berbasis Internet of Things Untuk Penanggulangan Banjir. Journal of Computer System and Informatics (JoSYC), 5(1), 136–143. https://doi.org/10.47065/josyc.v5i1.4518
ROSIDIN, M. K. R., Farhan, A. F., Ilman, S. I., Alba Pradana, C., Irawan, C., Hadi, B. dharmawan hadi, Rahajeng, R. kurnianingtyas, & Suhanto, R. n suhanto. (2025). Rancang Bangun Alat Pendeteksi Ketinggian Air Banjir Berbasis Arduino Uno. Journal of Applied Mechanical Technology, 4(1), 51–57. https://doi.org/10.31884/journalofappliedmechanicaltechnology.v4i1.306
Safitri, T. D., Hardiartama, R., & Syahputra, M. B. (2024). Perancangan Ui Aplikasi Awas Banjir Kota Surabaya Menggunakan Metode Design Thinking Ui Design of Flood Alert Application in Surabaya City Using. 384–393.
Sagay, S. D. C., & Pangemanan, F. (2023). Efektivitas Sistem Peringatan Dini Untuk Mitigasi Bencana Banjir Di Kota Manado. Jurnal Governance, 3(1), 1–14. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/governance/article/view/47094
Saryoga, R., Puspaningrum, A. S., & Ismail, I. (2025). Sistem Pendeteksi Ketinggian Air dan Perhitungan Volume pada Bak Nutrisi Vertikal Hidroponik Menggunakan Sensor Sr04t. MALCOM: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science, 5(2), 626–634. https://doi.org/10.57152/malcom.v5i2.1661
Supriadi, S., Wajiansyah, A., & Putra, A. B. W. (2021). Prototipe Peringatan Dini Banjir dengan Menerapkan Teknologi Internet of Thing. Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika (JEPIN), 7(1), 31. https://doi.org/10.26418/jp.v7i1.43052
Ulum, M. bahrul. (2023). Sistem Monitoring Cuaca Dan Peringatan Banjir Berbasis Iot Dengan Menggunakan Aplikasi Mit App Inventor. Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, 11(3), 319–328. https://doi.org/10.23960/jitet.v11i3.3088
Utami, D. R. R. B., Sari, D. K., Wulandari, R., & Istiqomah, A. R. (2021). Kesiapsiagaan Bencana Banjir Masyarakat Dusun Kesongo. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 17(1), 01. https://doi.org/10.26753/jikk.v17i1.544
Waladani, B., Suwaryo, P. A. W., & Suliyanti, A. (2022). Peningkatan Pengetahuan Mitigasi Bencana Dalam Pengurangan Risiko Bencana Tanah Longsor. Jurnal Salingka Abdimas, 2(2), 137–141. https://doi.org/10.31869/jsam.v2i2.3826
Zahra Maharani, N., Azzaria Siregar, F., & Rahmadani Batubara, N. (2024). Peran Teknologi Edukasi Digital dalam Meningkatkan Kesadaran Mitigasi Risiko Bencana Banjir di Indonesia. Nabila Rahmadani Batubara NNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4, 5710–5722.









